Gayo Lues, Suara ‘Aisyiyah – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Terpadu Muhammadiyah Gayo Lues melepas 50 Siswa/i dalam acara Perpisahan. Berlangsungnya acara ditandai dengan berbagai kesenian daerah yang ditampilkan. Perpisahan berlangsung di Cafe BFH Kampung Sangir, Dabun Gelang, Jumat (3/6).
Hadir dalam kegiatan tersebut Komite sekolah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gayo Lues, PCM, Ketua Pemuda Muhammadiyah Gayo, dan Lazismu. Kepala SMP Terpadu Muhammadiyah Gayo Lues, Syaifullah Ikhsan menyampaikan bahwasannya kegiatan perpisahan bukan untuk berpisah selamnya. Tetapi, untuk bersatu kembali di wadah yang baru dengan terbentuknya pengurus alumni.
Ia berharap mendapatkan masukan positif, mengingat kegiatan ini dilangsungkan tiap tahun. “Untuk keakraban dan silaturahmi antara siswa, orang tua, sekolah, dan menambah kepercayaan kepada Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan di Gayo Lues,” kata dia.
Dalam mengisi acara perpisahan siswa-siswinya kelas IX, siswa kelas VII dan VIII menyuguhkan pertunjukan seni, seperti Tari Saman (tarian khas Gayo Lues), Tari Indang (tarian dari Sumatera Barat), dan drama musikal yang dikoordinir pihak sekolah SMPT Muhammadiyah Gayo lues.
Mashur selaku Ketua Panitia Acara Perpisahan dan Wali Kelas IX SMP Terpadu Muhammadiyah Gayo Lues menambahkan, “dengan terbentuknya pengurus alumni angkatan ke-2 diharapkan dapat menjadi perantara terjalinnya komunikasi yang baik antar alumni dan pihak sekolah, sehingga menjadi kader-kader Muhammadiyah Gayo Lues yang militan di masa yang akan datang,” ujarnya. (Agusnaidi B/Sb)
Sumber: Suara Aisyiyah